
Artikel
|
Parsel Tidak Dilarang
Adhi Setyo TamtomoEditorial Koran Tempo edisi 10 Oktober 2006, yang berjudul "Larangan Menerima Parsel", sangat menarik untuk kita cermati. Dalam kalimat pembuka disampaikan, "Jika ingin bebas dari belenggu praktek korupsi, kolusi, dan nepotisme, para penyelenggara negara memang harus dilarang menerima hadiah, termasuk parsel Lebaran."
Sangatlah tepat apa yang disebutkan dalam kutipan di atas. Kita masyarakat Indonesia dan masyarakat dunia setuju bahwa korupsi merupakan kejahatan yang luar biasa. Karena itu, dalam memberantas korupsi, diperlukan juga cara-cara yang luar biasa. Dan pelarangan menerima parsel bagi pejabat negara merupakan suatu cara yang "cukup" luar biasa. |
Artikel selengkapnya |